2.1 FUNGSI
2.1.1 Pengertian Fungsi
Definisi fungsi dapat ditinjau dari 2 hal yaitu:
1. Fungsi sebagai pemetaan
Fungsi dalam himpunan A (domain) ke B (range) adalah suatu aturan yang memetakan setiap anggota di A dengan tepat satu anggota dalan B.
2. Fungsi sebagai pasangan terurut dua bilangan real x dan y adalah
himpunan (x dan y) dimana
x paling banyak muncul satu kali dalam setiap pemetaan.
Syarat keanggotaan himpunan fungsi f
biasanya ditentukan oleh pemetaan x ke y,
dan pada umumnya dinyatakan dalam suatu aturan y = f(x),
dimana:
Domain : Df = {x|(x, y) elemen f}
Range : Rf = {y|(x, y) elemen f}
Fungsi : f ={(x, y) |(x, y1) dan (x, x2)elemen f menuju y1=y2}
Fungsi dari himpunan A ke himpunan B adalah suatu relasi sedemikian sehingga setiap anggota himpunan A dipasangkan dengan tepat satu anggota himpunan B.
2.1.2 Domain dan Range suatu Fungsi
Pada suatu fungsi f : A menuju B, A disebut domain D, B
disebut kodomain, dan himpunan B yang mempunyai pasangan di A disebut range R (daerah hasil).
Domain D : Df = A {a, b, c, d}
Kodomain : B = {p, q, r, s, t}, dan
Range R : Rf = {q, r, s} subset B
2.1.3 Notasi Fungsi
1. Tanda fungsi f(x)
Boleh dinotasikan sebagai f : x.
Misalnya f(x) =3x + 5
Boleh dinyatakan sebagai f : x menuju 3x + 5 yang artinya "f adalah fungsi yang memetakan x ke 3x + 5".
2. Jika y = 3x + 1,
Maka dinyatakan y adalah fungsi bagi x, karena setiap unsur dari domain x dihubungkan dengan tepat satu unsur dalam daerah kawan ( kodomain).
Jadi, f (x) = 3x + 1 setara dengan y = 3x + 1.
Oleh karena y adalah fungsi bagi x, maka nilai y bergantung kepada nilai x. https://learnwithalice.wordpress.com/2011/06/29/fungsi-kuadrat/amp/
2.1.1 Pengertian Fungsi
Definisi fungsi dapat ditinjau dari 2 hal yaitu:
1. Fungsi sebagai pemetaan
Fungsi dalam himpunan A (domain) ke B (range) adalah suatu aturan yang memetakan setiap anggota di A dengan tepat satu anggota dalan B.
2. Fungsi sebagai pasangan terurut dua bilangan real x dan y adalah
himpunan (x dan y) dimana
x paling banyak muncul satu kali dalam setiap pemetaan.
Syarat keanggotaan himpunan fungsi f
biasanya ditentukan oleh pemetaan x ke y,
dan pada umumnya dinyatakan dalam suatu aturan y = f(x),
dimana:
Domain : Df = {x|(x, y) elemen f}
Range : Rf = {y|(x, y) elemen f}
Fungsi : f ={(x, y) |(x, y1) dan (x, x2)elemen f menuju y1=y2}
Fungsi dari himpunan A ke himpunan B adalah suatu relasi sedemikian sehingga setiap anggota himpunan A dipasangkan dengan tepat satu anggota himpunan B.
2.1.2 Domain dan Range suatu Fungsi
Pada suatu fungsi f : A menuju B, A disebut domain D, B
disebut kodomain, dan himpunan B yang mempunyai pasangan di A disebut range R (daerah hasil).
Domain D : Df = A {a, b, c, d}
Kodomain : B = {p, q, r, s, t}, dan
Range R : Rf = {q, r, s} subset B
2.1.3 Notasi Fungsi
1. Tanda fungsi f(x)
Boleh dinotasikan sebagai f : x.
Misalnya f(x) =3x + 5
Boleh dinyatakan sebagai f : x menuju 3x + 5 yang artinya "f adalah fungsi yang memetakan x ke 3x + 5".
2. Jika y = 3x + 1,
Maka dinyatakan y adalah fungsi bagi x, karena setiap unsur dari domain x dihubungkan dengan tepat satu unsur dalam daerah kawan ( kodomain).
Jadi, f (x) = 3x + 1 setara dengan y = 3x + 1.
Oleh karena y adalah fungsi bagi x, maka nilai y bergantung kepada nilai x. https://learnwithalice.wordpress.com/2011/06/29/fungsi-kuadrat/amp/
FUNGSI KUADRAT Ratna Wahyunita
Reviewed by Ratna
on
Juni 14, 2020
Rating:
Tidak ada komentar: